Showing posts with label Windows. Show all posts
Showing posts with label Windows. Show all posts

Monday, June 13, 2016

Mengatasi Error Code:0xc0000001

Error Code di Windows- Pada kesempatan kali ini saya akan share mengenai cara mengatasi Error saat penginstalan windows 8. Hal tersebut bermula dari seorang teman beberapa hari yang lalu meminta bantuan untuk menginstal ulang Laptop Acer kesayangan nya dengan windows 8. Berhubung sudah banyak jumlah komputer yang sudah saya instal windows 8 terutama komputer teman-teman yang ada di kantor tentu saja permintaan teman saya tersebut akan mudah dilakukan dan langsung saja saya setujui.

Tanpa pikir panjang saya masukkan DVD instalan windows 8 ke dalam DVD-ROM laptop teman saya tersebut dan langsung booting melalui DVD-ROM untuk segara memulai proses penginstalan. Untuk step-step awal semua berjalan lancar, namun masalah mulai terjadi pada saat proses penginstalan berada pada tahap akhir. Bermula dari scan driver yang memang berjalan mulus kemudian komputer akan otomatis restart pada saat tahap akhir proses untuk scaning seluruh hardware yang tertanam pada laptop tersebut. Namun pada saat laptop hidup kembali proses instalasi tidak bisa lagi dilanjutkan, hal tersebut disertai dengan munculnya tampilan Blue Screen (BSOD) lalu komputer restart kembali dan muncul tampilan berikut
Awalnya saya coba untuk instal ulang lagi laptop tersebut, namun setelah beberapa kali saya melakukan proses instal ulang dan tetap terjadi error yang sama saya pun mulai putus asa. Satu hal yang membuat saya kembali bersemangat, setelah saya teliti spesifikasi yang tersemat pada laptop tentu saja sangat memungkinkan untuk ditanamkannya Operasi System Windows 8. Jadi tidak mungkin error tersebut terjadi lantaran laptop memiliki spesifikasi rendah alias tidak memumpuni untuk windows 8. Akhirnya saya mencoba untuk search di google mengenai permasalahan yang sama yang mungkin saja pernah dialami oleh orang lain pada saat penginstalan windows 8. Satu hal yang pada akhirnya saya mengerti, ternyata untuk acer Aspire V5-431 Notebook atau laptop hampir semua orang mengalami error yang sama pada saat proses penginstalan windows 8. Dan hal yang menyebabkannya adalah AHCI dan Wi-fi driver pada OS windows 8 Pro tidak support atau error saat disandingkan dengan hardware laptop.

Thursday, June 2, 2016

Trik Tombol Windows di Komputer atau Laptop

Trik tombol windows - Oke sobat ketemu lagi dengan Hobby Klik. Kali ini kita di seputaran windows. Pembahasan kita mengenai trik tombol windows di komputer/laptop, sebagian orang mungkin belum memaksimalkan fungsi tombol windows, padahal dibalik tombol windows ini begitu banyak fungsinya. oke kita langsung saja ke topiknya.

Cara Melihat IP Address Kita Sendiri

Cara melihat IP address - Halo sobat, ketemu lagi dengan Hobby Klik. Kali ini kita di seputaran Windows. Setiap komputer/laptop yang tersambung kejaringan internet melalui Wifi ataupun modem, akan mendapatkan IP address. Apa itu IP address? IP address adalah deretan beberapa angka biner antara 32 bit sampai 128 bit yang di pakai sebagai alat indentifikasi untuk setiap komputer/laptop host yang sedang tersambung ke jaringan internet.


Berikut Caranya :


1. Buka Comand Prompt dan ketik ipconfig


2. Yang dilingkaran merah adalah IP address komputer/laptop kita.


Begitulah cara melihat IP address kita sendiri.

Semoga Bermanfaat

TERIMA KASIH

Monday, May 23, 2016

Tutorial Dual Boot Kali Linux Dengan Windows 7





Dual Boot Kali Linux Dengan Windows- Halo sobat ketemu lagi dengan saya, Kali ini  kita akan membahas artikel yang begitu sudah banyak dibahas di dunia maya ini, yaitu DUAL BOOT. Tapi saya akan mencoba membahas lagi kali ini.

Yang akan kita buat dual boot adalah Kali linux dengan Windows 7. Menginstall Kali linux di windows sangat lah berguna bagi para yang suka dengan open source, Tapi kita harus sangat hati-hati untuk menggabungkan 2 operasi system ini. Yang paling pertama dilakukan adalah backup semua data sobat yang ada di komputer/pc atau laptop, sobat bisa membackupnya di harddisk eksternal atau memburning ke kepingan DVD tapi kendalanya adalah bila sobat mempunyai banyak data maka sobat harus memerlukan beberapa DVD kosong, karena setau saya size DVD kosong hanya 8 GB. Tapi kenapa kita harus backup semua data kita? jawabanya karena kita akan memodifikasi harddisk yang di komputer pc atau laptop.

Kita langsung ke prosesnya:

  • Untuk memulai instalasi, boot dengan media instalasi yang sobat punya, Boot dari DVD atau flashdisk.Sesudah boot sobat akan melihat layar Kali boot, pilih Live, dana akan di boot ke dalam desktop default Kali Linux.
  • Sekarang jalankan program gparted. Kita akan menggunakan gparted untuk mengecilkan partisi windows yang ada untuk memberikan space yang cukup untuk menginstal Kali Linux.
  • Pilih partisi windows sobat. Tergantung pada sistem yang sobat punya, biasanya akan menjadi kedua, partisi yang lebih besar. Dalam contoh, ada dua partisi. Yang pertama adalah partisi system recovery, dan windows sebenarnya diinstal di /dev/sda2. Resize partisi windows sobat dan sisakan space yang cukup (minimal 8Gb) untuk instalasi Kali Linux.






























  • Setelah sobat sudah merubah ukuran windows, sobat harus "Apply All Operations" pada harddisk. Sesudah itu sobat keluar dari program gparted dan reboot.





Nah sekarang akan kita menginstal Kali Linux ke ruang space yang kita partisi tadi.

1. Prosedur Instalasi dari poin ini dan seterusnya mirip denga Kali Linux Harddisk Instal, hingga poin partisi, dimana sobat harus memilih "Guided - use - the largest continuous free space" yang sobat buat tadi di program gparted.


2. Setelah instalasi selesai , reboot. Maka sobat akan melihat menu boot GRUB, nah sampai sini sobat sudah di ujung jalan,hehe....sobat tinggal memilih mau boot ke windows atau kali linu.



kira-kira seperti itu lah tutorial dari saya sobat, somoga ini bermanfaat bagi semua.


TERIMA KASIH

Monday, May 9, 2016

Cara Membuat Bootable USB Windows Tanpa Software Apapun










Bagi kamu pengguna netbook yang tidak dilengkapi dengan DVD-ROM, tentunya menginstall Windows melalui Bootable USB merupakan pilihan utama. Dari berbagai cara membuat bootable USB Windows, kebanyakan akan mengharuskan kamu untuk menggunakan software tambahan. Yup..cara tersebut memang mudah. Tetapi di tutorial ini WinPoin akan mengajarkan kepada kamu cara membuat bootable USB Windows tanpa menggunakan software apapun.

Pertama siapkan dulu USB flashdisk yang akan digunakan beserta file ISO installer Windows. Setelah itu tancapkan flashdisk di PC, dan setelah terdeteksi buka Run (Win + R) -> ketikkan diskpart -> Enter



Window CMD diskpart akan terbuka, ketikkan list disk -> Enter



Lihat Disk berapa USB flashdisk kamu. Kamu bisa mengetahuinya dengan mudah melalui ukuran (size) flashdisk tersebut. Dalam contoh ini, USB flashdisk WinPoin adalah Disk 3.



Setelah itu,ketikkan select disk 3 (ganti 3 dengan ID dari urutan disk USB flashdisk kamu) > Enter



Ketikkan clean lalu tekan Enter untuk menghapus partisi, file system, dan data yang masih tersimpan di USB Flashdisk. Pastikan proses cleaning diskpart tersebut berhasil.



Setelah itu ketikkan create partition primary -> Enter. Pastikan proses pembuatan partisi berhasil



Setelah itu jadikan partisi tersebut sebagai active dengan cara mengetikkan active ->Enter. Pastikan partisi sudah berhasil di set sebagai active



Format partisi tersebut dengan file system FAT32. Caranya cukup ketikkan format fs=fat32 label=febian quick -> Enter (ubah nama label dengan nama yang kamu inginkan)



Setelah berhasil, maka flashdisk kamu sudah menjadi partisi primary yang aktif dan bootable. Close window diskpart dengan mengetikkan exit.
Kini kamu tinggal mount saja file ISO installer Windows dan copy semua isinya ke flashdisk tersebut.




Setelah semua isi tercopy kedalam flashdisk, maka flashdisk tersebut siap untuk kamu gunakan untuk menginstall Windows.
Dan ngomong-ngomong, kamu sudah berhasil membuat bootable USB Windows tanpa menggunakan software tambahan apapun. Selamat! :)

SEMOGA BERMANFAAT...

Sunday, May 8, 2016

Cara Menjalankan Program Otomatis Saat Windows StartUp

anda dapat secara otomatis menjalankan program tertentu saat windows dijalankan. Namun jika ada program yang otomatis dijalankan padahal anda tidak menginginkannya maka anda dapat juga menggunakan tips ini untuk menghapusnya.

Menambah Aplikasi baru Saat StartUp
Buka registry anda dan temukan key : [HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run].
Untuk tiap program yang ingin anda jalankan secara otomatis langkah yang harus dilakukan adalah ciptakan string value baru dengan menggunakan descriptive name, dan kemudian set nilai string tersebut dengan program yang akan dieksekusi.
Sebagai contoh, untuk menjalankan Notepad secara otomatis, tambahkan saja entry berikut :
“Notepad”=”c:\windows\notepad.exe”.

Menghapus Aplikasi Running Otomatis
Jika anda ingin menghapus suatu program yang dijalankan otomatis padahal anda tidak dapat menemukannya pada foledr StartUp (biasanya di C:\WINDOWS\Start Menu\Programs\StartUp), maka mungkin saja program itu dijalankan pada salah satu key registry dibawah ini. Untuk menghapusnya, hapus value yang berkaitan dengan program yang ingin anda hapus.
[HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run]
[HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\RunOnce]
[HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\RunServices]
[HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\RunServicesOnce]
[HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon\Userinit]
[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run]
[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\RunOnce]
[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\RunServices]
[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\RunServicesOnce]
[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Windows]
Program tersebut mungkin juga dijalankan dari seksi [Load] atau [Run] dari file WIN.INI yang ada di direktori windows.
Note: Gunakan path yang lengkap dari nama file, apabila direktori tersebut tidak termasuk dalam search path default anda.


Buat yang masih bingung apa bedanya Run, RunOnce, dan temen2nya, keep continue reading ocre


ada 7 jenis key pada registry yang dapat menyebabkan program dijalankan secara otomatis, mereka adalah :
  1. HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run
  2. HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run
  3. HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\RunOnce
  4. HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\RunOnce
  5. HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\ RunServices
  6. HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\ RunServicesOnce
  7. HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\ RunOnce\Setup
Catatan Tambahan

  • Keys nomor 1 s/d 7 ada di windows 95, 98, 98 SE dan ME
  • Keys nomor 1 s/d 4 ada di windows NT 4.0 dan Win 2000
  • Untuk Windows 98, 98 SE, ME, NT 4.0 SP3 atau later dan Windows 2000, tersedia rule tambahan. Untuk key nomor 3 dan 4 value name bisa diawali dengan simbol asterix (*) untuk memaksa program tetap dijalankan walaupun dalam safe mode
  • Keys nomor 1 s/d 4 dijalankan tiap kali ada user yang login
  • Keys nomor 5 dan 6 dijalankan pada background ketika dialog box login pertama kali dimunculkan, atau pada saat proses booting ketika tidak ada login. Keys ini dogunakan untuk background services seperti remote registry services dan hanya akan dijalankan satu kali tiap kali booting
  • Keys 7 dijalankan sebagai bagian dari aktivitas Setup’s first-boot atau setelah anda melakukan Add/Remove Programs Wizard
  • Dibawah tiap keys ini terdapat value. Value digunakan untuk memungkinkan multiple subentries untuk dapat keluar tanpa overwriting satu samalain
  • Data Value dari suatu value adalah sebuah commandline. Secara default, Run Keys tidak akan dijalankan dalam safe mode. Untuk Keys nomor 3 dan 4, nama value dapat didahului oleh tanda seru (!) untuk membedakan penghapusan value yang akan dilakukan setelah command selesai dijalankan
  • Keys nomor 3, 4 dan 6, value akan dihapus sebelum command line dijalankan, kecuali dilakukan overridden seperti yang sudah dijelaskan diatas. Sebagai hasilnya, jika operasi RunOnce gagal dijalankan dengan benar, komponen yang gagal tidak akan dijalankan lagi ketika anda start komputer diwaktu berikutnya
  • Keys nomor 7 digunakan hanya untuk proses setup. Keys ini menunjukkan progress dialog box. Untuk keys nomor 7, nama dari value adalah nama yang akan ditampilkan pada dialog box
  • Entries pada key HKEY_LOCAL_MACHINE\…\RunOnce akan diload secara synchronous dengan urutan yang tidak ditentukan
  • semua entry pada key HKEY_LOCAL_MACHINE\…\RunOnce harus sudah selesai diload sebelum dapat me-load entry pada HKEY_LOCAL_MACHINE\…\Run, HKEY_CURRENT_USER\…\Run, HKEY_CURRENT_USER\…\RunOnce, dan Startup Folder
  • key RunServicesOnce dan RunServices akan di-load sebelum user login kedalam Win 95, 98 dan ME. Kedua keys ini jalan secara asyncronous dengan proses login, sehingga tetap akan dijalankan walaupun user telah login kedalam sistem. keys HKEY_LOCAL_MACHINE\…\RunOnce baru akan di load setelah keys RunServicesOnce dan RunServices selesai di load
  • Karena konfigurasi sistem yang berbeda-beda (misalnya komputer yang diset untuk log on secara otomatis), aplikasi apapun yang bergantung kepada aplikasi lain yang dijalankan setelah keys ini selesai di load harus siap untuk menunggu sampai aplikasi ini selesai dijalankan. Selain pengecualian ini, deskripsi diatas di apliaksikan pada Ms. Win NT 4.0, Win 2000 dan Win XP